Sunday, May 21, 2006

Forrestier Noir

Tadinya proyek minggu ini mau bikin Japanesse Cheese Cake (JCC)..tapi si cream chese itu hilang entah kemana. Mungkin ada ponakan yang ngambil dikira mentega kali ya..
Karena memang harus bikin kue...buat d3wi dan Oblaque yang ulang taun..jadi beralih dech ke Forrestier Noir ini. Itupun juga ga pake selai blueberry..pakenya selai stroberi. Secara udah nyari-nyari selai blueberry lagi pada kosong..
Bismilah dech...
Kalo cake nya...sumpeh, sukses banget...enyak..
Tapi tampilannya kurang oke. alias dekorasinya kurang oye!
Secara udah sibuk seharian arisan di rumah, banyak tamu...kaki udah mulai bengkak...mata udah mulai merem.
Maaf ya, Girls..tampilan kue buat kalian ga sebagus yang gue cita-citakan..next time better lah..
Photobucket - Video and Image HostingPhotobucket - Video and Image Hosting
FORESTIER NOIR
Ala NCC

Bahan Sponge cake:
Bahan A:
13 kuning telur
2 telur antero
100 gr gula pasir
10 gr emulsifier
Bahan B:
75 gr terigu
25 gr coklat bubuk
10 gr maizena
1 sdm pasta coklat BF
1 sdt baking powder
Bahan C:

125 gr butter cair

Bahan filling:
250 gr Comstock blueberry (atau 125 gr selai blueberry + 125 gr Comstock blueberry)
Whipped cream, kocok kaku

Bahan taburan:
50 gr white chocolate, parut lalu simpan di dalam lemari es

Cara membuat:

  1. Kocok bahan A sampai putih dan kental.
  2. Ayak bahan B kecuali pasta, masukkan ke dalam bahan A.
  3. Bahan C masuk lalu aduk rata, tuang ke dalam 1 buah loyang 30x40x4 cm, panggang dengan suhu 160 derajat Celcius.
  4. Setelah matang, angkat dari oven panas-panas lalu tabur dengan coklat putih serut. Diamkan sampai coklat mengeras dan kue dingin.

Cara menyusun:

  1. Potong 1 loyang kue menjadi 3 buah kue dengan diameter 20 cm atau 20x20 cm.
    Basahkan kue dengan simple sirup (bisa ditambah dengan brandy, rhum atau whisky).
  2. Oles dengan blueberry lalu oles lagi dengan whipped cream.
  3. Taruh 1 lapis kue lagi tapi dibalik (bagian yang ditabur coklat di bagian bawah). Ulangi lagi proses pelapisan dengan simple sirup, blueberry dan whipped cream.
  4. Tutup dengan 1 lapis kue yang dibalik dan basahkan dengan simple sirup.
  5. Tutup semua permukaan dengan whipped cream, hias bagian atas dengan coklat serut dan bagian sisi dengan coklat potong.

Wednesday, May 17, 2006

Measuring Cup & Spoon

Bingung kan kalo kita mau bikin kue...tiba-tiba tertulis di resepnya, ukuran bahan-bahannya pake satuan 'cup'.
Kalo dipikir-pikir pastilah satuan 'cup' itu bisa diterjemahkan dengan berapa ml...atau berapa cc..
Ternyata...udah tahun 2006 gitu lwooh...sudah ada alat buat mengukur satuan 'cup' itu. Namanya Measuring cup & spoon.
Malah, menurut pengalaman seorang teman..(Ibu Yuli), resep yang mempergunakan satuan 'cup' atau 'spoon' lebih praktis karena tidak pakai timbangan (khususnya untuk orang-orang yang malas nimbang kayak kita ya, bu..).
Bagi yang perlu..silahkan..ini lho gambarnya.

Photobucket - Video and Image Hosting

Sunday, May 14, 2006

Sacher Torte

Minggu ini pengen uji coba resep hasil kursus beberapa waktu lalu di rumah Bu Admin, Ruri. Namun, seperti biasa...karena ini untuk kalangan rumah, jadi selainya ga pake selai aprikot..cukup pake olesan ganache yang nyoklat banget..trus menghiasnya pun ala kadarnya. Ga pake cherry dan ga pake whipped cream.

Namun hasilnya...??? Jangan ditanya! sedep-dep-dep...

Photobucket - Video and Image HostingPhotobucket - Video and Image Hosting

SACHER TORTE


Photobucket - Video and Image Hosting


Bahan A:
160 gr mentega/margarine
160 gr gula kastor (gula pasir yang sangat halus)
8 butir kuning telur
1 sdt vanili ekstrak
160 gr dark cooking chocolate, lelehkan
150 gr tepung terigu protein sedang

Bahan B:
8 butir putih telur
150 gr gula kastor

Bahan C:
250 gr selai aprikot, panaskan

Chocolate Ganache:
350 ml whipped cream
350 ml dark cooking chocolate, cincang

Cara membuat:
Bahan A:
Kocok mentega hingga lembut dan berwarna pucat.
Masukkan gula kastor secara bertahap sambil tetap dikocok hingga mengembang dan pucat.
Tambahkan kuning telur satu persatu agar adonan tidak pecah dan kocok hingga rata. Terakhir masukkan coklat leleh yang sudah didinginkan menjadi suhu ruang, aduk rata.

Bahan B:
Kocok putih telur hingga naik, masukkan gula kastor sedikit demi sedikit sambil tetap dikocok hingga gula habis dan putih telur kaku. Putih telur tidak akan kaku sekali karena sudah ada campuran gula (soft peak)

Campur bahan A dan bahan B dengan cara menuang adonan B ke adonan A bergantian dengan menuang terigu sedikit demi sedikit ke dalam adonan A. Aduk perlahan (teknik ‘aduk balik’). Aduk hingga benar-benar rata. Putih telur yang menggumpal menyebabkan hasil kue bolong-bolong.
Oles loyang dengan mentega dan beri alas kertas roti yang juga sudah dioles dengan mentega.
Tuang adonan ke dalam 3 loyang bulat berdiameter 22 cm dengan tinggi 4 cm. Banting-banting loyang agar adonan rata. Panggang dalam oven bersuhu 160 derajat Celcius hingga matang.

Chocolate Ganache:
Panaskan whipped cream (jangan sampai meleleh, cukup hingga pinggiran whipped cream berbuih), angkat dan masukkan DCC. Aduk hingga meleleh semua dan dinginkan.

Selai aprikot:
Panaskan dan kalau masih terlihat kental, tambahkan sedikit air agar mudah mengoleskan pada cake.

Cara menghias:
Letakkan satu lembar cake di atas alas, oles dengan selai aprikot. Tumpuk diatasnya satu lembar lagi, oles dengan chocolate ganache, tumpuk lagi diatasnya satu lembar cake terakhir. Rapikan dan masukkan ke dalam kulkas.Letakkan cake di atas kawat yang ditaruh di atas baskom atau loyang, siram dengan sisa chocolate ganache. Rapikan dan dinginkan.

Muffin asli ala Mbak Rury

Inget kan waktu itu pernah ada postingan muffin ala Mbak Ruri tapi dirubah sedikit dengan ditambahin bubuk cocoa..
Nah kali ini gue bikin lagi, tapi takaran terigu asli..hanyaaaaaa, chocolate chipsnya diganti dengan cincangan DCC.
Jadinya enak juga...apalagi dimakan selagi hangat. DCCnya masih lumer..jadi yummy coklatnya.
Photobucket - Video and Image Hosting

Monday, May 08, 2006

Kroket Keju

Resepnya perpaduan dari Dapur Bunda...dan Mama..he..he..

Berawal dari niat memberikan makanan selingan untuk Naya kalo dibawa pergi-pergi (ibu-ibu yang males ngasih makan anaknya kayak gini niy)...

Akhirnya coba-coba bikin variasi dari kentang dan nemu resep Kroket kejunya Dapur Bunda.

Kutak-katik resep..karena terinspirasi juga sama dagangannya Maya di Bandung yang dulu sukses memikat gue untuk selalu bela-belain ke rumahnya di Sektor 2 buat beli kroket keju andalannya. (masa sekarang mau nyusulin ke Bandung siy buat beli kroket kejunya Maya).
Srreng-sreng..Tarrrrraaaa....
Photobucket - Video and Image Hosting
Ini dia resepnya:
KROKET KEJU

150 gr keju yang telah diparut
100 gr keju potong balok
250 ml susu
1 sdm mentega
50 g tepung terigu
2 kuning telur
garam secukupnya
merica secukupnya
1 putih telur
tepung roti
minyak goreng

Cara Membuatnya:

  1. Lelehkan mentega, masukkan tepungnya, aduk-aduk sebentar, lalu masukkan susunya sedikit demi sedikit sambil adonan diaduk-aduk terus sampai kental dan rata.
  2. Angkat, lalu masukkan kuning telur yang telah dikocok, keju dan bumbu-bumbu.
  3. Dinginkan lalu pulungi bulat memanjang sebesar ibu jari.
  4. Gulingkan ke dalam tepung roti, celup kedalam putih telur yang telah dikocok sebentar, lalu gulingkan lagi di tepung roti.
  5. Jika semua pekerjaan sudah selesai, goreng dalam minyak panas sampai berwarna kuning kecoklatan. Dihidangkan panas-panas.
Tips:
Sebaiknya kroket yang sudah selesai digulung ke tepung roti dan putih telur disimpan dalam freezer selama kurang lebih 1 jam supaya tidak pecah sewaktu digoreng.

Tuesday, May 02, 2006

Ang-chiu, Ang-sio, Ang-kak, Ang-cho

Bingung dengan istilah-istilah di atas?

Baca dech info di bawah ini. Ophoeng (salah satu member dari NCC) menerangkan secara detail tentang istilah-istilah yang membingungkan ini.

Kata 'ang' ini sebenernya diambil dari satu dialek dalam bahasa Tionghoa, kalau cara mandarin (kuoyu)-nya adalah'hung', dalam bahasa kita adalah 'merah'.

Jadi, ang-sio arti harafiahnya 'masak (secara) merah', karena 'sio' atau 'sauw' ini berarti 'memasak'. Yang dimak-sud 'ang-sio' itu adalah masak yang hasilnya berwarna merah, atau 'masak kecap'-lah kalau dalam bahasa sehari-harinya. 'Merah'nya di sini tentu saja dari warna kecap manis, walau sebenernya sih kagak merah-merah banget, malah cenderung hitam karena kecap manis toh dibuatnya dari kedelai hitam.

Selanjutnya, 'ang-chiu' = arak merah (dibuat dari ketan hitam/merah), seperti halnya 'rum', ang-chiu juga mengandung alkohol, walau mungkin kadarnya relatif tidak besar, sebagai penyedap masakan.

Ang-kak = bumbu masak berupa butiran beras/ketan berwarna merah, biasa dipakai untuk campuran masak-masakan seperti panggangan daging supaya berwarna merah, juga ang-sio. Jangan rancu dengan 'pe-kak', yaitu star-anise (apa ya bahasa sehari-harinya?), yang berbentuk seperti bintang lima, kering, beraroma cukup tajam.

Ang-cho = buah kurma China kering, red dates, juga sebagai tambahan bumbu masak berupa tim,seperti ramu-ramuan herbal pada ayam tim, misalnya.
Nah, udah ga bingung lagi khaannn...

Friday, April 28, 2006

Soes

Ini dia project mingguan yang terus dicoba untuk menguji apakah gue bener-bener bisa bikin dengan sukses..

Dari awal belajar 'masuk dapur' resep pertama yang gue desire pengen bikin adalah SOES. Ga tau kenapa..padahal kata Mbak Yuli bikin soes itu termasuk tricky..

Akhirnya setelah ngumpulin resep kanan-kiri...ngumpulin trik-trik sukses depan-belakang...eng ing engg....

Diawali dengan bantat tiada tara..karena masih coba-coba..pake oven listrik 1 loyang..pake oven kompor 1 loyang..ternyata soes nya malah ngambek ga mau mekar..

Minggu depannya dicoba lagi setelah tanya sana sini dan mikir kira-kira gagalnya dimana...

Sampe tiga minggu berturut-turut oven gue..gue paksa buat manggang soes (saking penasaran). Penduduk rumah pun mulai ikutan protes..

"Bu, ga ada menu lain niy selain soes??" Ayah yang lagi-lagi melihat tumpukan soes di depan matanya mulai meluncurkan protes..

"Selama Bubu belum berhasil bikin soes...kita tetep akan makan soes dulu, Yah.." Bubu bertekad harus bisa.

Hingga tibalah masanya dimana soes gue bener-bener mekar ayo kar...dibikin dengan konsentrasi tinggi tanpa gangguan my Naya (karena Naya asyik main sama Ayah).

Photobucket - Video and Image Hosting

Resep kulit soesnya pake resep Mbak Fatmah, NCC:

Bahan:
175 gr tepung terigu
4 butir telur
125 gr margarine
200 ml air
1 sdm gula pasir

Cara membuat:

  1. Masak air, gula dan mentega hingga mendidih.
  2. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga kalis.
  3. Angkat dan diamkan hingga adonan dingin.
  4. Masukkan telur satu per satu dan aduk hingga rata.
  5. Cetak di loyang yang telah dioles dengan mentega dengan menggunakan piping bag atau dengan menggunakan dua sendok.
  6. Panggang dalam oven bersuhu 200 derajat Celcius selama kurang lebih 30 menit.

Vla Soes nya nyontek resep vla Napoleon nya Mbak Riana. Tapi kali ini gue bikin 1/2 resep, itu aja udah banyak kok..cukup untuk 1 resep kulit soesnya..

Bahan:
400 ml susu segar
2 buah kuning telur
50 ml whipped cream
50 gr tepung maizena
50 gr gula kastor
1/2 sdm margarine

Cara membuat:

  1. Campur tepung maizena dan sebagian susu, aduk dan sisihkan.
  2. Kocok kuning telur dengan menggunakan garpu, sisihkan.
  3. Masak gula dan susu hingga mendidih.
  4. Masukkan campuran maizena sambil terus diaduk.
  5. 'Pancing' kocokan telur dengan adonan susu panas agar vla tidak menggumpal jika suhu telur sama dengan suhu adonan susu.
  6. Masukkan whipped cream dan aduk terus hingga mendidih lagi.
  7. Angkat dan masukkan margarine agar vla terlihat mengkilap.

Tuesday, April 25, 2006

Mentega / Butter Cair


Trik melelehkan mentega:
Lelehkan mentega langsung di atas api. Sebaiknya jangan dibiarkan mendidih. Asal cair saja karena jika sampai mendidih airnya sudah menguap dan kue yang dihasilkan menjadi tidak lembut (moist).
Lelehkan mentega dengan cara di tim. Cara ini akan memperkecil resiko mentega cair mendidih.

Hasil cair:
Mentega --- cair namun keruh.
Butter ---- cair namun bening
.

Telur Segar???


Cara membedakan telur yang segar dan yang sudah lama:
Telur Segar
Jika telur dipecahkan dan diletakkan pada piring maka permukaan kuning telur akan terlihat bulat (tidak datar). Putih telur berkumpul di pinggiran kuning telur.
Telur yang sudah lama
Jika telur dipecahkan dan diletakkan pada piring maka permukaan kuning telur akan terlihat datar. Putih telur pun tidak berkumpul di pinggiran kuning telur.

Sunday, April 16, 2006

Muffin oh Muffin

Setelah mencoba soes berhasil...kali ini kita beralih ke proyek selanjutnya. Nyobain bikin Muffin....
Ternyata bikin muffin itu agak tricky juga..nyobain resep Muffin ala Bara Pattiradjawane....GATOT..ga tau kenapa, padahal ngaduknya udah ga banyak-banyak...hasilnya tetep gagal!
Setelah ngubek-ngubek inbox milis NCC...gue temuin resep Muffin ala Ruri.
Promonya mbak Ruri sich....Muffin ini unik cara buatnya dan bisa mekar kayak muffin-muffin di bakery shop gitu..
Marreeeee...
Coba-coba melenceng sedikit dari resep yang dikasih (karena ga punya chocolate chip ataupun DCC), akhirnya coba sedikit dimodifikasi dengan mengganti sebagian tepung terigu dengan coklat bubuk.
Hasilnya??? Taaaarraaaa....

Image hosting by Photobucket
Sempet dibawa juga ke rumah Meruya (Rumah Emak)...trus dimakan sama ponakan-ponakan...Nah yang ini niy yang bikin deg-degan..
Ternyata setelah dua kali gigitan mereka langsung teriak "Kuenya enak, Tante Nonon. Bikin lagi doooongggg!!!!"
Rame-rame pada teriak. Di penghujung teriakan....Guntar mengajukan proposal, "Aku mau dong dibikinin buat ulang tahun ku nanti tanggal 7 Mei"...
Ooooo....
Ini niy resep asilnya:
CHOCOLATE CHIP MUFFIN
ala Ruri
Bahan:
A. 350 gr tepung terigu
B. 230 gr butter
110 cc air
2 gr garam
C. 200 gr telur
D. 300 gr gula pasir
8 gr baking powder
E. 50 gr chocolate chip
Cara membuat:
  1. Rebus bahan B: butter, air dan garam hingga mendidih.
  2. Masukkan tepung ke dalam baskom mixer, masukkan bahan B panas-panas lalu kocok dengan kecepatan sedang sampai hangat. Bisa tambahkan vanila.
  3. Masukkan telur satu persatu.
  4. Campur bahan D (gula pasir dan baking powder) sampai rata, lalu masukkan ke dalam adonan, kocok sampai cukup rata.
  5. Masukkan chocolate chip.
  6. Masukkan ke dalam cetakan muffin sampai penuh, tabur bagian atas dengan chocolate chips.
  7. Panggang dalam oven dengan suhu 160 derajat Celcius selama kurang lebih 25 menit.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails